AS Sita Kapal Tanker Minyak di Lepas Pantai Venezuela

AS Sita Kapal Tanker Minyak di Lepas Pantai Venezuela

Video penyitaan kapal tanker di lepas pantai Venezuela. (Foto: Pemerintah AS)

Pasukan Amerika Serikat (AS) telah menyita sebuah kapal tanker minyak di lepas pantai Venezuela, kata Presiden Donald Trump. Penyitaan ini menandai peningkatan tajam dalam kampanye tekanan Washington terhadap pemerintahan Nicolás Maduro.

“Kami baru saja menyita sebuah kapal tanker di lepas pantai Venezuela – sebuah kapal tanker besar, sangat besar, yang terbesar yang pernah disita,” kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih, sebagaimana dilansir BBC.

Dalam video penyitaan tersebut, Jaksa Agung Pam Bondi menggambarkan kapal itu sebagai “kapal tanker minyak mentah yang digunakan untuk mengangkut minyak yang dikenai sanksi dari Venezuela dan Iran.”

Caracas dengan cepat mengecam tindakan tersebut, menyebutnya sebagai “pembajakan internasional.” Sebelumnya, Presiden Maduro menyatakan bahwa Venezuela tidak akan pernah menjadi “koloni minyak.”

Pemerintahan Trump menuduh Venezuela menyelundupkan narkotika ke AS dan telah meningkatkan upaya untuk mengisolasi Presiden Maduro dalam beberapa bulan terakhir.

Nadiem Makarim Segera Diadili, Kejagung Dinilai Bidik Perbuatan Melawan Hukum

Nadiem Makarim Segera Diadili, Kejagung Dinilai Bidik Perbuatan Melawan Hukum

Nadiem Makarim

Kejaksaan Agung (Kejagung) melimpahkan berkas perkara mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta, pada Senin 8 Desember 2025. Nadiem pun bakal segera diadili di persidangan dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook.

Selain Nadiem, tiga berkas tersangka lainnya juga dilimpahkan, yakni Direktur Sekolah Dasar Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah tahun 2020–2021, Sri Wahyuningsih; Direktur SMP Kemendikbudristek 2020, Mulyatsyah; dan Konsultan Perorangan Rancangan Perbaikan Infrastruktur Teknologi Manajemen Sumber Daya Sekolah pada Kemendikbudristek, Ibrahim Arief.

“Hari ini (Senin, red) penuntut umum melimpahkan empat berkas perkara atas nama Nadiem Makarim, atas nama Mulyatsyah, atas nama Sri Wahyuningsih, atas nama Ibrahim Arief,” kata Ketua Tim JPU, Roy Riady.

Pengamat hukum Suparji Achmad menilai Kejagung tidak akan berhenti pada persoalan ketidaksesuaian spesifikasi laptop Chromebook untuk wilayah tertinggal, terdepan, terluar (3T) dalam perkara dugaan korupsi tersebut. Menurutnya, penegak hukum tengah membidik unsur pidana yang jauh lebih substansial.

Dalam penanganan perkara yang menyeret Nadiem, penyidik Kejagung diyakini telah memiliki rangkaian alat bukti. Bahkan, bukti tersebut tidak hanya terkait spesifikasi laptop, tetapi juga menunjukkan adanya tindakan melawan hukum, dugaan memperkaya pihak tertentu atau korporasi, merugikan keuangan negara, serta kemungkinan penyalahgunaan kewenangan.

Momen Prabowo Cicipi Makanan di Posko Pengungsi Banjir Aceh

Momen Prabowo Cicipi Makanan di Posko Pengungsi Banjir Aceh

Momen Prabowo Cicipi Makanan di Posko Pengungsi Banjir Aceh (tangkapan layar)

 Presiden Prabowo Subianto meninjau lokasi pengungsian korban banjir dan longsor di Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh. Prabowo menyempatkan berbincang hingga makan bareng pengungsi bencana di tenda.

1. Cicipi Makanan Pengungsi

Dilihat dari Youtube Sekretariat Presiden Minggu (7/12/2025), Prabowo tampak mendatangi dapur umum yang berada di kawasan tersebut. Setibanya di sana, Presiden tampak menyapa seorang ibu dan prajurit TNI yang sedang memasak.

Kemudian, Prabowo meminta sendok dan piring untuk mencoba makanan yang dimasak di dapur umum.

“Ada sendok piring, saya mau coba,” ucap Prabowo.
“Apa ini lauknya?,” tanya Prabowo.

“Ikan tongkol pak,” ucap ibu-ibu tersebut.

Mulan Jameela dan Ahmad Dhani Punya Bayi Lagi

6 Orang di Sulsel Ini 3 Tahun Galang Donasi Fiktif, Sehari Raup Rp 1,5 Juta

Komplotan oknum relawan di Makassar diamankan usai diduga menggalang donasi fiktif. (dok. Dinsos Makassar)

Sebanyak 6 orang oknum relawan yang tergabung dalam Komunitas Bunga Jaya Peduli di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), diamankan karena diduga menggalang donasi fiktif. Dalam sehari, komplotan relawan yang telah beroperasi selama 3 tahun itu berhasil meraup donasi hingga Rp 1,5 juta.
“Itu sekitar 6 orang kayaknya (yang diamankan),” kata Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial (Resos) Dinas Sosial (Dinsos) Makassar Zuhur dg Ranca dilansir detikSulsel, Jumat (5/12/2025).

Komplotan relawan diamankan di Flyover Jalan Urip Sumoharjo Makassar pada Kamis (4/12) sore. Mereka diamankan tim gabungan dari Dinsos Makassar, Satpol PP, hingga aparat kepolisian.

“Kami kategorikan mereka itu pungli karena buktinya penyalurannya tidak ada dan mereka mendapatkan penghasilan, pungli itu berdasarkan dengan asesmen itu Rp 1,5 juta loh per hari,” ungkapnya.

Para oknum relawan itu turun ke lokasi menggalang donasi dengan modus memberi bantuan untuk membiayai pengobatan warga yang sakit keras. Namun dari hasil pemeriksaan, donasi tersebut tidak disalurkan ke keluarga pasien.

Peran Ngeri ‘Mami’ Dewi, Buronan Rp5 Triliun Pengendali Jaringan Narkoba Internasional

Peran Ngeri ‘Mami’ Dewi, Buronan Rp5 Triliun Pengendali Jaringan Narkoba Internasional

Buronan narkoba kelas kakap Dewi Astutik alias Mami (foto: dok ist)

Aparat akhirnya berhasil menangkap buronan kelas kakap Dewi Astutik alias Mami, sosok yang diduga menjadi aktor utama di balik penyelundupan narkoba senilai Rp5 triliun.

Kepala BNN RI, Komjen Suyudi Ario Seto, mengungkap peran besar dan mengerikan dari perempuan yang dijuluki “Mami” tersebut. Ia bahkan diketahui turut menjadi buronan aparat penegak hukum Korea Selatan lantaran terlibat dalam pengendalian perdagangan narkotika jaringan Asia Timur, Asia Tenggara, hingga Afrika.

“Dewi merupakan rekrutmen dari jaringan perdagangan narkotika Asia–Afrika dan juga menjadi DPO dari negara Korea Selatan,” kata Suyudi, Rabu (3/12/2025).

Mami Dewi terlibat dalam penyelundupan dua ton sabu jaringan Golden Triangle. Ia ditangkap aparat di wilayah Sihanoukville, Kamboja bagian barat, saat hendak memasuki lobi sebuah hotel.

Penangkapan berlangsung cepat tanpa perlawanan. “Target berhasil diamankan ketika sedang bersama dengan seorang laki-laki,” ujar Suyudi.

Perintah Bahlil, Legislator Golkar Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera

Perintah Bahlil, Legislator Golkar Kirim Bantuan untuk Korban Bencana Sumatera

Banjir di Sumatera

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia meminta kadernya untuk bergerak cepat membantu warga yang menjadi korban bencana banjir bandang dan longsor di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.

Anggota Komisi III DPR RI Rizki Faisal, mengirim bantuan logistik ke tiga provinsi terdampak. Bantuan juga didistribusikan melalui struktur DPD Golkar masing-masing provinsi.

“Pak Bahlil meminta seluruh jajaran bergerak cepat. Bencana ini menyangkut kebutuhan dasar warga, jadi harus ditangani segera,” kata Rizki, Senin (1/12/2025).

Sekretaris DPD I Golkar Kepulauan Riau ini memastikan, bantuan bergerak menuju titik pengungsian dan lokasi yang paling terdampak. Di Sumbar, fokus diarahkan pada kebutuhan air bersih dan sanitasi.

Sementara di Aceh dan Sumut, bantuan diprioritaskan untuk kebutuhan pangan, perlengkapan tidur, dan logistik harian para pengungsi.

WNI Tewas dalam Kebakaran Apartemen di Hong Kong Jadi 6 Orang

WNI Tewas dalam Kebakaran Apartemen di Hong Kong Jadi 6 Orang

Ilustrasi mayat

 Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memberikan data terbaru soal Warga Negara Indonesia (WNI) yang tewas dalam kebakaran hebat yang melanda Apartemen Wang Fuk Court di Hong Kong.

Kini, totalnya menjadi enam orang yang dinyatakan meninggal dunia. Sebelumnya, dua orang WNI yang dinyatakan tewas dalam insiden itu.

“Berdasarkan informasi KJRI Hong Kong, sejauh ini polisi Hong Kong memverifikasi 6 WNI yang meninggal dunia,” kata Direktur Informasi dan Media Hartyo Harkomoyo, Sabtu (29/11/2025).

“Selain itu, KJRI juga telah menyalurkan bantuan logistik ke beberapa shelter, dan membuka posko di salah satu pusat penyaluran bantuan Tai Po Community Center,” ujarnya.

Menurutnya, proses identifikasi jenazah masih dilakukan otoritas berwenang. KJRI terus aktif memantau perkembangan dan menindaklanjuti keadaan di lapangan.

Pegawai Dipecat Gegara Tumbler Penumpang Hilang, Begini Respons KAI Commuter 

Pegawai Dipecat Gegara Tumbler Penumpang Hilang, Begini Respons KAI Commuter 

KAI Commuter Line

Viral di media sosial seorang penumpang yang kehilangan tumbler, hingga beredar kabar bahwa salah satu pegawai KAI Commuter dipecat akibat kejadian tersebut.

Penumpang itu menjelaskan bahwa ia naik KRL dari Stasiun Tanah Abang menuju Stasiun Rangkasbitung sekitar pukul 19.00 WIB. Setibanya di Stasiun Rawa Buntu, ia baru menyadari coolerbag berisi tumbler minuman tertinggal di bagasi.

Ia kemudian melapor ke petugas keamanan di stasiun dan mendapat informasi bahwa barang tertinggal hanya dapat diambil di Stasiun Rangkasbitung.

“TUMBLER TUKU-ku GONE ATAS KE-TIDAK TANGGUNG JAWAB PETUGAS PT KAI @commuterline. Jadi ceritanya gini. Disclaimer aku minta maaf juga sebelumnya karena faktor lupa jadi ketinggalan coolerbag-ku di bagasi kereta,” demikian tulisan akun @anitadewi yang beredar di media sosial.

Keesokan harinya, coolerbag tersebut berhasil ditemukan, namun isinya tidak lagi lengkap. Tumbler yang sebelumnya tampak masih ada saat foto serah terima barang ternyata sudah hilang. Penumpang itu pun meminta penjelasan hingga meminta rekaman CCTV untuk mengetahui kapan tumbler tersebut hilang.

Seorang petugas Passenger Service yang bertugas saat itu kemudian menjelaskan bahwa kondisi stasiun pada malam kejadian cukup ramai sehingga ia tidak sempat memeriksa isi barang temuan ketika diserahkan oleh petugas keamanan. Ia juga menyebut akses CCTV memerlukan surat resmi dari kepolisian dan prosedur perizinan dari pusat.

Usai Serempet Pesepeda, Pengemudi Fortuner Tewas dalam Kecelakaan di Kembangan

Usai Serempet Pesepeda, Pengemudi Fortuner Tewas dalam Kecelakaan di Kembangan

Kecelakaan Lalu Lintas

Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Meruya Ilir, Kembangan, Jakarta Barat, Senin 24 November 2025. Peristiwa tersebut menewaskan seorang pengemudi mobil.

Kanit Gakkum Satuan Lalu Lintas Polres Jakarta Barat, AKP Joko Siswanto, menjelaskan kecelakaan bermula saat Toyota Fortuner bernomor polisi B-2612-BJC yang dikemudikan JDS melaju dari arah timur menuju barat. Sesampainya di lokasi kejadian, kendaraan tersebut menyerempet sepeda yang dikendarai RO.

“Saudara JDS melaju dari arah timur menuju barat, kemudian menyerempet sepeda yang dikendarai saudara RO,” ujar Joko kepada wartawan, Selasa (25/11/2025).

Setelah menyerempet sepeda, Fortuner tersebut tetap melaju hingga akhirnya menabrak kendaraan boks Hino yang tengah parkir.

“Pengemudi tetap melaju dan menabrak kendaraan boks Hino yang sedang parkir,” tambah Joko.

Pecah Rekor, Jam Saku Emas Milik Penumpang Titanic Terjual Seharga Rp38,9 Miliar

Pecah Rekor, Jam Saku Emas Milik Penumpang Titanic Terjual Seharga Rp38,9 Miliar

Jam saku milik emas milik korban Titanic, Isidor Straus. (Foto: BNPS)

 Sebuah jam saku emas yang ditemukan dari jenazah salah satu penumpang terkaya Titanic terjual dengan harga “rekor” £1,78 juta (Rp38,9 miliar) dalam sebuah lelang. Jam tangan tersebut adalah milik Isidor Straus, seorang pebisnis Amerika Serikat (AS), yang ikut dalam perjalanan nahas Titanic bersama istrinya, Ida, pada 1912.

Isidor dan Ida Straus termasuk di antara lebih dari 1.500 orang yang tewas ketika Titanic, yang berlayar dari Southampton ke New York, tenggelam setelah menabrak gunung es pada 14 April 1912. Jenazah Isidor ditemukan di Samudra Atlantik beberapa hari setelah bencana, dan di antara harta bendanya terdapat sebuah jam saku emas 18 karat karya Jules Jurgensen.

Jam tangan tersebut, yang sebelumnya dimiliki oleh keluarga Straus, dijual di Henry Aldridge and Son Auctioneers di Devizes, Wiltshire, pada Sabtu (22/11/2025).

Isidor Straus adalah seorang pengusaha Amerika kelahiran Bavaria, politisi, dan salah satu pemilik toko serba ada Macy’s di New York.